UNKLAB FORUM

Forum Mahasiswa & Alumni Universitas Klabat
 
HomeFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Bagi Guest atau user yang tidak terdaftar, mohon maaf karena ada beberapa thread tidak bisa diakses oleh guest, oleh karena itu, sebaiknya anda registrasi terlebih untuk bisa mengakses penuh forum ini. Baca dulu peraturan forum ini. Terima Kasih
Navigation
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Lowongan Pekerjaan PT. PNM (Persero)
Wed Nov 08, 2017 7:01 pm by CLiFF

» .NET Programming
Tue Mar 15, 2011 6:49 pm by Marvin07

» Bagaimana Menginstal OS dari USB???
Thu Feb 10, 2011 9:55 pm by unaitech

» Automatic Installation BackTrack 3 Final | Dual Booting
Thu Feb 10, 2011 9:53 pm by unaitech

» simple hacking test
Thu Feb 10, 2011 7:38 pm by and213

» [tutor] How To Patch SQL Injection Bug
Thu Feb 10, 2011 9:52 am by unaitech

» what ur distro..?
Thu Feb 10, 2011 9:48 am by unaitech

» netcut source-code
Thu Feb 10, 2011 9:44 am by unaitech

» Ragnarok Online
Mon Jan 31, 2011 1:57 pm by Marvin07

FRIENDS
Ads

    No ads available.



    Share | 
     

     Did you know ????

    Go down 
    AuthorMessage
    CLiFF
    Administrator
    Administrator
    avatar

    Male Number of posts : 564
    Age : 32
    Location : Anywhere...
    Points : 10009
    Registration date : 2008-06-03

    PostSubject: Did you know ????   Fri Jul 11, 2008 7:57 am

    Microsoft Internet Security and Acceleration Server atau disingkat ISA Server adalah produk firewall yang dibuat oleh Microsoft Corporation untuk pasar korporat dan intranet perusahaan. Produk ini juga berisi fitur-fitur seperti Internet proxy server, serta web caching. ISA Server merupakan pengganti dari Microsoft Proxy Server versi 2.0 yang digunakan dalam Windows NT 4.0, karena memang ISA Server hanya dapat digunakan dalam Windows 2000 Server ke atas. Saat ini, mencapai versi 2006. Kata "ISA" dalam "ISA Server" memiliki singkatan Internet Security and Acceleration.

    _________________
    Einstein said "The true definition of stupidity is to do the same thing time and again and expect a different outcome."





    http://unklab.forum.st/
    Back to top Go down
    View user profile http://unklab.forum.st
    CLiFF
    Administrator
    Administrator
    avatar

    Male Number of posts : 564
    Age : 32
    Location : Anywhere...
    Points : 10009
    Registration date : 2008-06-03

    PostSubject: Re: Did you know ????   Fri Jul 11, 2008 8:02 am

    Serangan DoS (Inggris: Denial-of-service attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource)
    yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak
    dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung
    mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer
    yang diserang tersebut.
    Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan
    mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau
    jaringan dengan menggunakan beberapa cara, yakni sebagai berikut:

    • Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu
      lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak
      dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
    • Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan
      jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang
      dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut.
      Teknik ini disebut sebagai request flooding.
    • Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang
      terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah
      informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap
      komponen dan server.

    Bentuk serangan Denial of Service awal adalah serangan SYN Flooding Attack, yang pertama kali muncul pada tahun 1996 dan mengeksploitasi terhadap kelemahan yang terdapat di dalam protokol Transmission Control Protocol (TCP). Serangan-serangan lainnya akhirnya dikembangkan untuk mengeksploitasi kelemahan yang terdapat di dalam sistem operasi,
    layanan jaringan atau aplikasi untuk menjadikan sistem, layanan
    jaringan, atau aplikasi tersebut tidak dapat melayani pengguna, atau
    bahkan mengalami crash. Beberapa tool yang digunakan untuk
    melakukan serangan DoS pun banyak dikembangkan setelah itu (bahkan
    beberapa tool dapat diperoleh secara bebas), termasuk di antaranya
    Bonk, LAND, Smurf, Snork, WinNuke, dan Teardrop.
    Meskipun demikian, serangan terhadap TCP merupakan serangan DoS yang
    sering dilakukan. Hal ini disebabkan karena jenis serangan lainnya
    (seperti halnya memenuhi ruangan hard disk dalam sistem, mengunci salah
    seorang akun pengguna yang valid, atau memodifikasi tabel routing dalam
    sebuah router) membutuhkan penetrasi jaringan terlebih dahulu, yang
    kemungkinan penetrasinya kecil, apalagi jika sistem jaringan tersebut
    telah diperkuat.

    Percobaan serangan Denial of Service yang dilakukan terhadap sebuah host dengan sistem operasi Windows Server 2003 Service Pack 2 (Beta)





    Cara yang paling sederhana adalah dengan mengirimkan beberapa paket ICMP dalam ukuran yang besar secara terus menerus yang dilakukan pada lebih dari satu sesi ICMP. Teknik ini disebut juga sebagai ICMP Flooding. Dalam sistem operasi Windows, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan perintah berikut:
    Code:
    ping [target_IP_atau_Nama_Host] -t -l 65500

    Dalam sistem operasi UNIX atau GNU/Linux, perintah ping bahkan memiliki switch untuk melakukan flooding, seperti contoh berikutL
    Code:
    ping [target_IP_atau_Nama_Host] -f

    Beberapa cara untuk menanggulangi serangan DoS adalah sebagai berikut:

    • Mematikan beberapa layanan jaringan yang tidak dibutuhkan untuk memperkecil ruang gerak serangan terhadap jaringan.
    • Mengaktifkan pengelolaan kuota ruangan penyimpanan bagi semua akun
      pengguna, termasuk di antaranya yang digunakan oleh layanan jaringan.
    • Mengimplementasikan penapisan paket pada router untuk mengurangi efek dari SYN Flooding.
    • Menginstalasikan patch sistem operasi jaringan (baik itu komponen
      kernelnya, ataupun komponen layanan jaringan seperti halnya HTTP Server
      dan lainnya). Tidak ada sistem yang sempurna.
    • Melakukan backup terhadap konfigurasi sistem dan menerapkan kebijakan password yang relatif rumit.

    Beberapa contoh Serangan DoS adalah:

    _________________
    Einstein said "The true definition of stupidity is to do the same thing time and again and expect a different outcome."





    http://unklab.forum.st/
    Back to top Go down
    View user profile http://unklab.forum.st
    CLiFF
    Administrator
    Administrator
    avatar

    Male Number of posts : 564
    Age : 32
    Location : Anywhere...
    Points : 10009
    Registration date : 2008-06-03

    PostSubject: Re: Did you know ????   Fri Jul 11, 2008 8:03 am

    Distributed Denial of Service (DDoS) atau Penolakan Layanan secara Terdistribusi adalah salah satu jenis serangan Denial of Service
    yang menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer
    yang didedikasikan untuk melakukan penyerangan atau komputer yang
    "dipaksa" menjadi zombie) untuk menyerang satu buah host target di jaringan.
    Serangan Denial of Service klasik bersifat "satu lawan satu", sehingga dibutuhkan sebuah host yang kuat (baik itu dari kekuatan pemrosesan atau sistem operasinya)
    demi membanjiri lalu lintas host target sehingga mencegah klien yang
    valid untuk mengakses layanan jaringan pada server yang dijadikan
    target serangan. Serangan DDoS ini menggunakan teknik yang lebih
    canggih dibandingkan dengan serangan Denial of Service yang asli, yakni
    dengan meningkatkan serangan beberapa kali dengan menggunakan beberapa
    komputer sekaligus, sehingga dapat mengakibatkan server atau
    keseluruhan segmen jaringan dapat menjadi "tidak berguna" bagi klien.
    Serangan DDoS pertama kali muncul pada tahun 1999, tiga tahun setelah serangan Denial of Service yang asli dengan menggunakan serangan SYN Flooding, yang mengakibatkan beberapa server web di Internet mengalami "downtime". Pada awal Februari 2000, sebuah serangan yang besar dilakukan sehingga beberapa situs web terkenal seperti Amazon, CNN, eBay, dan Yahoo! mengalami "downtime" selama beberapa jam. Serangan yang lebih baru lagi pernah dilancarkan pada bulan Oktober 2002 ketika 9 dari 13 root DNS Server diserang dengan menggunakan DDoS yang sangat besar yang disebut dengan "Ping Flood". Pada puncak serangan, beberapa server-server tersebut pada tiap detiknya mendapatkan lebih dari 150000 request paket Internet Control Message Protocol (ICMP).
    Untungnya, karena serangan hanya dilakukan selama setengah jam saja,
    lalu lintas Internet pun tidak terlalu terpengaruh dengan serangan
    tersebut (setidaknya tidak semuanya mengalami kerusakan).
    Tidak seperti akibatnya yang menjadikan kerumitan yang sangat tinggi
    (bagi para administrator jaringan dan server), teori dan praktek untuk
    melakukan serangan DDoS justru sederhana, yakni sebagai berikut:

    1. Menjalankan tool yang secara otomatis akan memindai jaringan untuk menemukan host-host yang rentan (vulnerable) yang terkoneksi ke Internet. Setelah host yang rentan ditemukan, tool tersebut dapat menginstalasikan salah satu jenis dari Trojan Horse yang disebut sebagai DDoS Trojan, yang akan mengakibatkan host tersebut menjadi zombie
      yang dapat dikontrol secara jarak jauh oleh sebuah komputer master yang
      digunakan oleh si penyerang asli untuk melancarkan serangan. Beberapa
      tool yang digunakan untuk melakukan serangan serperti ini adalah TFN,
      TFN2K, Trinoo, dan Stacheldraht, yang dapat diperoleh secara bebas di Internet.
    2. Ketika si penyerang merasa telah mendapatkan jumlah host yang cukup
      (sebagai zombie) untuk melakukan penyerangan, penyerang akan
      menggunakan komputer master untuk memberikan sinyal penyerangan
      terhadap jaringan target atau host target. Serangan ini umumnya
      dilakukan dengan menggunakan beberapa bentuk SYN Flood
      atau skema serangan DoS yang sederhana, tapi karena dilakukan oleh
      banyak host zombie, maka jumlah lalu lintas jaringan yang diciptakan
      oleh mereka adalah sangat besar, sehingga "memakan habis" semua sumber
      daya Transmission Control Protocol yang terdapat di dalam komputer atau jaringan target dan dapat mengakibatkan host atau jaringan tersebut mengalami "downtime".

    Hampir semua platform komputer dapat dibajak sebagai sebuah zombie untuk melakukan serangan seperti ini. Sistem-sistem populer, semacam Solaris, Linux, Microsoft Windows dan beberapa varian UNIX
    dapat menjadi zombie, jika memang sistem tersebut atau aplikasi yang
    berjalan di atasnya memiliki kelemahan yang dieksploitasi oleh
    penyerang. Maka, sering-seringlah melakukan update terhadap aplikasi
    yang digunakan (khususnya aplikasi jaringan) dan sistem operasi yang
    digunakan, mengingat tidak ada sistem yang sempurna!!!.
    sumber: Om Wikipedia Very Happy

    _________________
    Einstein said "The true definition of stupidity is to do the same thing time and again and expect a different outcome."





    http://unklab.forum.st/
    Back to top Go down
    View user profile http://unklab.forum.st
    moon_lee
    Moderator
    Moderator
    avatar

    Female Number of posts : 433
    Age : 31
    Location : BITOENG CITY ^^
    Points : 54
    Registration date : 2008-07-24

    PostSubject: Re: Did you know ????   Thu Jul 24, 2008 6:12 pm

    explain it briefly plizz???? Laughing



    kagak ngerti gw lol!
    Back to top Go down
    View user profile
    CLiFF
    Administrator
    Administrator
    avatar

    Male Number of posts : 564
    Age : 32
    Location : Anywhere...
    Points : 10009
    Registration date : 2008-06-03

    PostSubject: Re: Did you know ????   Thu Jul 24, 2008 7:50 pm

    tuh baca aja.. itu pengertian secara umum tentang dos dan bagaimana serangannya...

    _________________
    Einstein said "The true definition of stupidity is to do the same thing time and again and expect a different outcome."





    http://unklab.forum.st/
    Back to top Go down
    View user profile http://unklab.forum.st
    y0ng_en9el
    Pro
    Pro


    Male Number of posts : 919
    Age : 33
    Location : In your heart
    Points : 78
    Registration date : 2008-06-10

    PostSubject: Re: Did you know ????   Thu Jul 24, 2008 10:13 pm

    moon_lee wrote:
    explain it briefly plizz???? Laughing



    kagak ngerti gw lol!

    Smile Smile Tambahan doank supaya Mon bisa ngerti

    Serangan DDoS bisa dikatakan teknik hacklng, serangan yg begitu mudah dan simple dibandingakan dgn teknik˛ hacking lainnya diantara lain hacking php injeck, sql injeck, xss (cross-site scripting), dan lain˛.
    Tapi efek serangan dari hacking DDoS sangat berakibat fatal yg sangat˛ menjengkelkan buat admin˛ web Very Happy
    Teknik hacking DDoS ibarat dalam kehidupan sehari-hari, sama seperti dgn org yg disuruh kerja paksa dengan memikul beban yg begitu banyak atau org yg lg ada dalam masalah trus dia harus memikul masalah yg begitu berat dgn sendirinya, sehingga org tersebut sakit karna tak mampu memikul beban tersebut, jd klo disamakan dengan hacking DDoS pada server artinya server tersebut di kirim beberapa file˛ yg bersifat sampah yg bisa membuat server itu jatuh dan down.

    Kayaknya itu cukup deh ... Very Happy
    Back to top Go down
    View user profile http://hikari-community.co.nr
    Sponsored content




    PostSubject: Re: Did you know ????   

    Back to top Go down
     
    Did you know ????
    Back to top 
    Page 1 of 1

    Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
    UNKLAB FORUM :: KLABAT UNIVERSITY :: Computer Science Faculty :: Computer Security :: Hacking, Cracking, Etc.-
    Jump to: