UNKLAB FORUM

Forum Mahasiswa & Alumni Universitas Klabat
 
HomeFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Bagi Guest atau user yang tidak terdaftar, mohon maaf karena ada beberapa thread tidak bisa diakses oleh guest, oleh karena itu, sebaiknya anda registrasi terlebih untuk bisa mengakses penuh forum ini. Baca dulu peraturan forum ini. Terima Kasih
Navigation
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Lowongan Pekerjaan PT. PNM (Persero)
Wed Nov 08, 2017 7:01 pm by CLiFF

» .NET Programming
Tue Mar 15, 2011 6:49 pm by Marvin07

» Bagaimana Menginstal OS dari USB???
Thu Feb 10, 2011 9:55 pm by unaitech

» Automatic Installation BackTrack 3 Final | Dual Booting
Thu Feb 10, 2011 9:53 pm by unaitech

» simple hacking test
Thu Feb 10, 2011 7:38 pm by and213

» [tutor] How To Patch SQL Injection Bug
Thu Feb 10, 2011 9:52 am by unaitech

» what ur distro..?
Thu Feb 10, 2011 9:48 am by unaitech

» netcut source-code
Thu Feb 10, 2011 9:44 am by unaitech

» Ragnarok Online
Mon Jan 31, 2011 1:57 pm by Marvin07

FRIENDS
Ads

    No ads available.



    Share | 
     

     10 hal yang membuat Anda tidak cocok menjadi Project Manager

    View previous topic View next topic Go down 
    AuthorMessage
    CLiFF
    Administrator
    Administrator
    avatar

    Male Number of posts : 564
    Age : 31
    Location : Anywhere...
    Points : 10009
    Registration date : 2008-06-03

    PostSubject: 10 hal yang membuat Anda tidak cocok menjadi Project Manager   Wed Jun 11, 2008 1:24 pm

    Jika anda tergolong dalam 10 hal ini.. berarti anda tidak cocok menjadi PM Razz Razz Razz Razz Razz Razz


    1. Komunikator yang buruk

    Faktanya bahwa hampir separuh waktu seorang PM dihabiskan untuk aspek komunikasi, termasuk rapat internal tim, penyelesaian dokumen-dokumen project, presentasi progress report ke klien (offline), email, bertelepon, dan berbincang dengan banyak orang. Kabarnya ada studi yang mengatakan lebih ekstrim, bahwa 80% pekerjaan seorang PM dihabiskan untuk perihal komunikasi (baik verbal maupun writing). So, bila kita bukan seseorang yang bisa berkomunikasi dengan efektif dan memang dari sono-nya gak pengen menjadi seperti itu, tidak usah jadi PM.

    2. Tidak bisa bekerja dengan orang lain

    Bila kita lebih suka untuk duduk diam di kantor dan fokus pada pekerjaannya sendiri, Tom Mochal bilang bahwa kita mungkin tidak punya kemampuan berkolaborasi yang disyaratkan untuk menjadi PM yang OK. PM yang baik harus meluangkan sangat banyak waktu dengan klien/stakeholders, dan tim internal.

    3. Tidak menyukai mengatur orang

    Bila Anda ingin jadi PM yang OK, maka Anda harus dapat mengatur orang. Anda harus menunjukkan kepada mereka tentang kepemimpinan Anda, mengatur konflik yang terjadi, dan menjaga persatuan tim. Beberapa PM mungkin berkata bahwa mereka dapat lebih baik dalam melakukan pekerjaan andai saja mereka tidak perlu berurusan dengan orang. Jika itu yang dirasakan, mungkin project management nggak banget deh buat Anda.

    4. Lebih suka details

    Banyak orang menyukai bekerja dengan detil. Yes, we need that kind of people. Tapi bilamana Anda adalah seorang PM, maka Anda beranjak jauh dari hal itu dan harus lebih menjadi seorang delegator dan koordinator. Mau tidak mau, Anda harus mengandalkan orang lain untuk banyak bekerja dengan detil ketika Anda menjadi PM. Fhew..It is not peace a cake dude!

    5. Tidak suka mengikuti proses

    Kita yakin tidak ada satupun yang suka menjadi budak (hehe) dari sebuah proses. Tapi, Anda jelas membutuhkan proses ketika Anda menangani project yang semakin besar/kompleks. Jika Anda tidak menyukai untuk mengikuti proses project management yang baik, susah untuk mencapai jenjang ini.

    6. Tidak menyukai dokumentasi/aktivitas mendokumentasikan segala hal

    Tom Mochal bilang bahwa syarat ini bukan berarti lalu PM harus mencintai dokumentasi untuk menjadi PM yang OK. Tapi jelas, PM tidak dapat membencinya. Apa sih kegiatan yang tak luput dari proses dokumentasi? project plan, progress report, scope statement, perubahan scope/change request klien, dsb.

    7. Lebih condong menyukai melakukan eksekusi alih-alih membuat perencanaan

    Bila sebuah klien memberikan Anda sebuah project dan hal pertama yang terbayang setelah itu adalah segera mengumpulkan tim untuk langsung bekerja, maka mungkin Anda tidak punya mindset seorang PM. Jika Anda tidak mau untuk meluangkan cukup waktu untuk memahami terlebih dahulu apa yang akan Anda lakukan, mungkin Anda tidak cocok menjadi PM.

    8. Suka menjadi order-taker

    Order taker ini maksudnya adalah request dari klien. Suka menjadi order taker artinya bila diminta sesuatu oleh klien, selalu langsung dieksekusi/diiyakan. Mati wae. PM harus memberikan value pada projectnya, termasuk menolak/mendesak kembali ketika klien meminta hal-hal yang tidak benar/tidak semestinya. Jika yang direquest tersebut keluar dari scope statement, PM harus mengeksekusi proses change management utk scope project tersebut. So, bila reaksinya atas perubahan scope adalah dengan berkata, “Ok Pak, kita akan garap” alih-alih berpikir terlebih dahulu dampaknya atas project secara keseluruhan, pekerjaan ini akan jadi sesuatu yang sangat berat untuk Anda.

    9. Anda tidak teratur

    Orang yang buruk dalam mengorganisasi kehidupan pribadinya (lets say.. belum bisa me-manage diri sendiri), biasanya buruk pula bila menjadi seorang PM. Bagaimana bisa memastikan bahwa tim project sudah melakukan segala hal dengan efisien bilamana dirinya sendiri belum bisa seperti itu? Wew. Dalem Bro!

    10. Berpikir bahwa project management adalah tambahan beban

    Tidak ada orang yang bisa merasa mereka menyukai pekerjaannya bila mereka berpikir bahwa hasil pekerjaannya tidak mendatangkan nilai (for most people lah, at least). PM yang baik memahami nilai dari pekerjaannya, bahwa apa yang dia kerjakan akan menghasilkan sebuah project yang nantinya akan dideliver tepat waktu, tidak over budget, dan semua orang HAPPY (tim internal dan juga klien). So, again, bila kita berpikir bahwa pekerjaan project management ini kok malah menjadikan beban tambahan di kepala dan tidak ada gunanya, mungkin Anda memang bukan orang tepat untuk menjadi seorang PM.

    Anyway, buat saya, ini seperti skak mat saja. Bagaimana dengan Anda? Anyway, saya tidak hanya bicara dalam scope memimpin project, tapi dalam segala domain pekerjaan yang sifatnya manajerial. It is not easy to be you, isn’t it..??? Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy Very Happy

    Source: techrepublic
    Artikel ini ditulis oleh Tom Mochal

    _________________
    Einstein said "The true definition of stupidity is to do the same thing time and again and expect a different outcome."





    http://unklab.forum.st/
    Back to top Go down
    View user profile http://unklab.forum.st
    juan.mahaganti
    Newbie
    Newbie


    Number of posts : 1
    Points : 1
    Registration date : 2009-06-04

    PostSubject: penting buat pimpinan senat   Thu Jun 04, 2009 2:35 pm

    ini info yang harus di ketahui oleh smua pimpinan senat (ketua and vice) or jga pres. senior class. karena semua tugas utama mereka nantinya adalah ttg menyelenggarakan suatu acara yg karakteristiknya sama dgn menangani sbuah project. ada deadlinenya, ada hari H-nya, harus assign org utk banyak task, dll. Trims atas infonya, dan sebaiknya di share infonya ke semua mahasiswa "pejabat" di UK.
    Back to top Go down
    View user profile
     
    10 hal yang membuat Anda tidak cocok menjadi Project Manager
    View previous topic View next topic Back to top 
    Page 1 of 1
     Similar topics
    -
    » Ibadah haji yang membuat muslim menjadi miskin
    » NATAL itu hari lahirnya siapa?
    » 17 dalil bahwa tidak ada nabi baru setelah wafatnya Rasulullah
    » Hantu dan Roh/Arwah orang yang sudah meninggal
    » mengapa tidak ada ayat yang menjelaskan tentang dajjal dalam Qur'an?

    Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
    UNKLAB FORUM :: KLABAT UNIVERSITY :: Economics Faculty :: Management-
    Jump to: